KELAS 6 T1 ST1 Pb1

 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 
( RPP ) 

Satuan Pendidikan     : SDN BUBULAK 1 
Kelas / Semester        : 6 /1 
Tema                          : Selamatkan Makhluk Hidup (Tema 1) 
Sub Tema                   : Tumbuhan Sahabatku (Sub Tema 1) 
Muatan Terpadu         : Bahasa Indonesia, IPA, IPS
 Pembelajaran ke        : 1 
Alokasi waktu            : 1 hari 
Moda                          : Daring (WA grup kelas)

A. TUJUAN PEMBELAJARAN 

1. Setelah membaca materi yang diberikan guru tentang perkembangbiakan jagung, siswa mampu 
    menemukan ide pokok dan informasi penting serta menyajikannya dalam bentuk diagram. 
2. Setelah mengamati bunga, siswa mampu mengidentifikasi perkembangbiakan generatif melalui       
    gambar yang dibuatnya dan manfaatnya dengan benar. 
3. Setelah membaca teks tentang ASEAN dan kehidupan sosial budayanya, siswa mampu menyebutkan
    kehidupan sosial budaya dari dua negara ASEAN terkait kondisi geografisnya dengan benar. 
4. Guru menampilkan kondisi politik negara-negara ASEAN, siswa mampu membuat laporan tentang
    perbedaan kehidupan politik dari dua negara terkait kondisi geografisnya dengan benar melalui
    diagram Venn. 

Ide Pokok, Kalimat Utama dan Kalimat Pendukung

Sebelum memulai jauh mari kita ingat tentang “ide pokok.” Ide pokok adalah ide atau gagasan yang dapat menjadi pokok pengembangan paragraf. Ide pokok biasanya terdapat pada kalimat utama. Ide pokok juga memiliki nama lain yaitu gagasan utama atau gagasan pokok.

Sementara  itu kalimat utama adalah kalimat yang mengandung inti bahasan dalam sebuah paragraf. Kalimat utama digunakan untuk membangun atau merangkai seluruh isi paragraf. Kalimat utama juga ditopang oleh kalimat penjelas. Fungsi kalimat penjelas adalah menjelaskan kalimat utama dalam tiap paragraf.

Coba perhatikan contoh singkat untuk membedakan kalimat utama, ide pokok atau gagasan pokok.

Bayu pergi ke Pasar Minggu di hari Sabtu. Bayu membeli buah-buahan dan sayur-sayuran yang telah ia rencanakan. Di sana Bayu bertemu dengan dengan Pak Budi yang merupakan tetangganya. Setelah membeli semua yang ia catat, Bayu langsung bergegas pulang.
Coba kalian lihat dengan seksama. Kalimat utama pada paragraf tersebut adalah “Bayu pergi ke Pasar Minggu di hari Sabtu.” Mengapa demikian, karena kalimat selanjutnya menjelaskan aktivitas Bayu di pasar, dari mulai apa yang ia beli sampai dengan siapa ia bertemu.

Nah, selain itu kalimat utama seringkali berada di awal paragraf. Jadi jika kalian ingin mencari kalimat utama yang paling pertama musti kalian lalukan adalah cermati kalimat pertama pada paragraf pertama, lalu perhatiakan kalimat ke dua, apakah kalimat kedua merupakan penjelasan dari kalimat pertama. Jika iya, maka dapat dipastikan kalimat pertama tersebut adalah kalimat utama pada paragraf.

Perkembang biakan generatif pada tumbuhan

Selanjutnya kita akan belajar tentang perkembang biakan pada tumbuhan.
Pada tubuhan terdapat dua jenis perkembang biakan yaitu vegetatif dan generatif. Kita akan fokus pada perkembang biakan generatif.
Ringkasan Materi Tema 1 Sub Tema 1 Pembelajaran 1 Kelas 6 SD


1.    Perkembangbiakan generatif atau perkembang biakan secara kawin terjadi  dengan melalui proses penyerbukan dan pembuahan.
2.    Perkembangbiakan generatif  tumbuhan dimulai dengan penyerbukan, yaitu melekatnya atau jatuhnya serbuk sari ke kepala putik.
3.    Setelah terjadi penyerbukan, pada serbuk sari tumbuh buluh serbuk sari yang menuju ke ruang bakal biji. Kemudian serbuk sari akan masuk ke ruang bakal biji melalui buluh serbuk sari.
4.    Di dalam ruang bakal biji terjadi pembuahan, yaitu peleburan serbuk sari (sel kelamin jantan atau spermatozoid) dengan kepala putik (sel kelamin betina atau sel telur).
5.    Hasil dari pembuahan adalah zigot.
6.    Zigot berkembang menjadi lembaga, lembaga berkembang menjadi bakal biji, bakal biji berkembang menjadi biji dan bakal buah, kemudian bakal buah berkembang menjadi daging buah.
7.    Lembaga yang berada di dalam biji merupakan calon tumbuhan baru.
8.    Tumbuhan yang berkembang biak secara generatif antara lain: padi, mangga, durian, dan jambu.

Bunga yang indah itu selain berfungsi menjadi alat perkembang biakan pada beberapa tumbuhan. Bunga dapat juga menjadi hiasan, kesenian dan symbol-simbol negara.
ASEAN, yaitu persatuan negara-negara se-Asia Tenggara. Berikut adalah ke-10 negara ASEAN.

Ringkasan Materi Tema 1 Sub Tema 1 Pembelajaran 1 Kelas 6 SD

ASEAN Menjawab Kebutuhan Hidup Bertetangga

Kamu pasti pernah merasakan nyamannya hidup bertetangga. Hal ini terasa saat semua keluarga saling mendukung, saling membantu, dan  bekerja sama. Kenyamanan dalam bertetangga perlu diwujudkan karena tiap keluarga memiliki kepentingan yang sama.

Hal itu juga yang mendasari terbentuknya ASEAN. ASEAN adalah sebuah organisasi internasional yang beranggotakan negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Negara-negara ini bersatu karena adanya persamaan letak geografis dan kemiripan budaya. Kepentingan yang sama dalam memajukan pertumbuhan ekonomi, sosial budaya, serta menjaga keamanan kawasan menjadi dasar pertimbangan para tokoh-tokoh dunia pendiri ASEAN.
Pada 8 Agustus tahun 1967 ASEAN berdiri atas dasar Deklarasi Bangkok. Saat itu, tokoh-tokoh dari lima negara yang terlibat dalam diskusi  menjadi pencetus dan pendiri organisasi ini.
Lima negara yang menjadi anggota pertama ASEAN di tahun 1967 adalah Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina. Para utusan dari kelima negara tersebut, yang sekaligus merupakan tokoh-tokoh pendiri ASEAN, adalah Adam Malik (Indonesia), Tun Abdul Razak (Malaysia), Thanat Khoman (Thailand), S. Rajaratnam (Singapura), dan Narciso Ramos (Filipina).

ASEAN harus dapat memberikan manfaat bagi semua anggotanya. Untuk itu, berbagai kerja sama dikembangkan untuk memajukan kesejahteraan semua anggotanya. Kerja sama di bidang ekonomi, sosial, budaya, serta politik dikembangkan demi kemajuan semua anggota. Manfaat yang dirasakan oleh anggota-anggota ASEAN, membuat semakin banyak negara yang kemudian bergabung dengan organisasi ini. Saat ini ada sepuluh negara yang menjadi anggota ASEAN. Berdasarkan urutan waktu bergabungnya, negara anggota ASEAN tersebut adalah:

 1. lima negara pendiri, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Filipina, yang bergabung pada tanggal 8 Agustus 1967
2. Brunei Darussalam, bergabung pada tanggal 7 Januari 1984
3. Vietnam, bergabung pada tanggal 28 Juli 1995
4. Laos dan Myanmar, bergabung pada tanggal 23 Juli 1997
5. Kamboja, bergabung pada tanggal 30 April 1999

Untuk menambah informasinya, saksikan video berikut ini !


Demikian Materi hari ini, semoga sukses selalu



belajar animasi

Ayo Belajar Animasi

       Sistem pembelajaran daring (dalam jaringan) merupakan sistem pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara guru dan siswa tetapi dilakukan melalui online yang menggunakan jaringan internet. 
       Guru harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, meskipun siswa berada di rumah. Solusinya, guru dituntut dapat mendesain media pembelajaran sebagai inovasi dengan memanfaatkan media daring (online). 
       Tujuan menggunakan media pembelajaran diantaranya yaitu mempermudah proses belajar dan mengajar, meningkatkan efisiensi belajar mengajar, menjaga efektifitas dengan tujuan belajar serta membantu meningkatkan konsentrasi peserta didik (Binanto, 2010). 
       Salah satu cara yang dilakukan penulis untuk meningkatkan motivasi belajar siswa SMP Negeri 1 Lebakbarang dalam mempelajari materi percakapan transaksional dan interpersonal adalah dengan menggunakan media pembelajaran animasi 3D yang diunggah di channel YouTube penulis, “guru nggunung”. Menurut Furoidah (2009), media animasi pembelajaran merupakan media yang berisi kumpulan gambar yang diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan gerakan dan dilengkapi dengan audio sehingga berkesan hidup serta menyimpan pesan-pesan pembelajaran. 
       Pembuatan media pembelajaran animasi 3D ini memanfaatkan kolaborasi aplikasi Plotagon Story dan Kinemaster. Plotagon Story adalah sebuah aplikasi android yang mampu mengkreasikan film animasi dari setiap screenplay yang dituliskan sebelumnya. Aplikasi tersebut terbilang inovatif, karena melalui alur yang dituliskan di platform tersebut, para penulis naskah dapat langsung mengetahui jalan cerita yang mereka tulis secara real-time. Setiap adegan yang tampil, akan menyesuaikan dengan apa yang penulis gambarkan pada cerita. Bahkan, para penulis pun dapat mengolah film animasi mereka tersebut secara detil, mulai dari segi dialog, tampilan animasi hingga aspek lainnya. Sedangkan Kinemaster merupakan aplikasi editing video dari android yang dengan hanya beberapa sentuhan dan memadukan tema, animasi, efek video dapat menghasilkan karya imajinasi layaknya seorang editor video profesional. Dengan menggunakan kedua aplikasi tersebut penulis dapat membuat animasi 3D sederhana tentang percakapan transaksional dan interpersonal dan kemudian mengunggahnya ke channel YouTube untuk dapat digunakan sebagai media pembelajaran jarak jauh. Kelebihan menggunakan media pembelajaran animasi antara lain dapat memotivasi siswa untuk memperhatikan karena menghadirkan daya tarik bagi siswa terutama animasi yang dilengkapi dengan suara, memiliki lebih dari satu media yang konvergen (menggabungkan unsur audio dan visual), bersifat interaktif (memiliki kemampuan untuk mengakomodasi respon pengguna), dan bersifat mandiri (memberi kemudahan kepada pengguna sehingga dapat menggunakannya tanpa bimbingan orang lain). Namun, media pembelajaran ini juga mempunyai kelemahan yaitu memerlukan kreatifitas dan keterampilan yang cukup memadai untuk mendesain animasi yang dapat secara efektif digunakan sebagai media pembelajaran, guru sebagai komunikator dan fasilitator harus memiliki kemampuan memahami siswanya, bukan memanjakannya dengan berbagai animasi pembelajaran yang cukup jelas tanpa adanya usaha belajar dari mereka atau penyajian informasi yang terlalu banyak dalam satu frame cenderung akan sulit dicerna siswa. Sebelum menggunakan media, guru harus secara cermat memilih media yang cocok untuk kegiatan pembelajaran. Salah satu alternatif media yang dapat digunakan selama pembelajaran jarak jauh adalah media pembelajaran animasi. 
       Pembelajaran daring dengan memanfaatkan media pembelajaran animasi dapat menciptakan pembelajaran yang efektif, menyenangkan, tidak membosankan sehingga mempercepat proses penyampaian materi kepada siswa. 

ini adalah contoh video animasi dengan menggunakan aplikasi tadatime
 


 

KELAS 6 T1 ST1 Pb1

 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN  ( RPP )  Satuan Pendidikan      : SDN BUBULAK 1  Kelas / Semester         : 6 /1  Tema                   ...